July 18, 2008

Untukku (kah?)

Jum’at, 18 Juli ’08 (19.30 WIB)

Kantor sepi
Udara dingin
Perut kosong
Pikiran nggak jelas

Terduduk di sudut ruang kecil
Nunggu siaran jam 8 malem
Dan entah kenapa lagu ini mengalun terus
Di kepalaku (dan juga di YouTube :P)

---------------------------------------------------------------------------------------------------

 Kemana langkahku pergi
Slalu ada bayangmu
Ku yakin makna nurani
Kau takkan pernah terganti

Saat lautan kau sebrangi
Janganlah ragu bersauh
Ku percaya hati kecilku
Kau takkan berpaling

Walau keujung dunia, pasti akan kunanti
Meski ke tujuh samudra, pastu ku kan menunggu
Karena ku yakin
Kau hanya untukku

Pandanglah bintang berpijar
Kau tak pernah tersembunyi
Dimana engkau berada
Disana cintaku

Walau ke ujung dunia
Pasti akan kunanti
Meski ketujuh samudra
Pasti ku kan menunggu  

Karena ku yakin, kau hanya untukku
Karena ku yakin, kau hanya untukku
Hanya untukku...

--------------------------------------------------------------------------------------------------

*Jadul? Cengeng? Biarin! Huhu...... T_T*

 

                            

July 14, 2008

"Open your heart..."


Kata Kiki di suatu pagi. Aku mengernyitkan dahiku sejenak. Kiki, salah satu orang terdekatku saat ini tdk mungkin mengeluarkan kalimat itu tanpa alasan. Dan sedetik kemudian kami pun hanyut dalam obrolan khas kami.

Aku selalu percaya, kita hari ini adalah hasil akumulasi dari apa yg pernah kita alami di masa lalu. Begitu pun dengan aku. Masa laluku mengambil andil terhadap sikap, pemikiran, maupun keputusanku saat ini. Dan bisa jadi itu adalah jawaban atas:
enggan berharap banyak, tidak mau berekspektasi berlebihan, rada suspiscious, lebih realistis, agak berhati2, dan bertujung pada sikap (yg aku sepakati bersama Kiki) bernama antisipatif, Haha...!
Hingga akhirnya terkesan menutup diri, agak selektif, dan terkadang sedikit dingin.
Fiuhhhhh... am I? maybe I am.

Padahal, kalo dibilang menutup diri, sebenernya nggak juga. Justru saat ini aku membuka diri utk berteman dgn siapa saja, lg seneng2nya mengenal orang2 baru, dan sangat menikmati proses mengenal satu sama lain itu sendiri. (Wait..wait..wait.. jangan2 selama ini aku memang membuka diri tp menutup hati? :P )

Trus kalo dibilang agak selektif, ya.. sebenernya nggak juga. Berhubung "memilih itu penting", bukan berarti memilih yg bagus2 dgn standar2 tinggi, tapi memilih yg cocok dgn kita. Simple aja, selain hal2 standar seperti baik, pintar, alim, dsb, faktor yg paling penting menurutku dan penting utk diriku adalah "nyambung kalo ngobrol". Biasanya kalo udah gitu, chemistry bakal mudah didapat, dan hatiku pun berbisik,
"I do feel d click being together with u...", hihi... Dan berdasarkan "pengalaman" juga, entahlah... tapi sekarang aku cenderung menginginkan "seseorang yg mengerti bagaimana menikmati hidup tanpa melanggar aturan2 Tuhan" ^_^

Terakhir, kalo dibilang sedikit dingin, ya... emang aku "cool", mo gimana lagi dong? That's why I'm adorable, haha...! (teuteupppppp narsis ya bu'?)

July 03, 2008

28 Juni-1 Juli 2008: ACCIDENTALLY HOLIDAY!

Hujan amat sangat deras. Padahal 3 hari belakangan aku ditantang cuaca yang amat sangat panas. Paradoks.

Baru subuh tadi nyampe lagi di Medan setelah 3 hari berkelana di Nanggroe Aceh Darussalam. Lucu juga, mungkin itu jawaban Tuhan atas jeritan hatiku: “pengen liburan!” (Liburan disini berarti melepaskan diri dari semua aktivitas yang mau nggak mau harus dilakukan setiap harinya, dan membebaskan diri dari hal-hal yg timbul sbg efek samping dari itu).

280620081494_1 280620081497_1 280620081499_2 280620081498_1



Liburan kecil nan singkat yang terjadi secara “accidentally”. Selesai siaran Sabtu pagi, mutusin utk ikut papa, mama, & 2 adek cewekku yg emang mo pergi ke Lhokseumawe (LSM). Meskipun sebelumnya sempet dilemma (bukan dilempar emak2), antara pergi dan nggak meningat hari Senin pagi ada meeting (yg katanya) besar. Last minute, aku udah terduduk di kursi depan mobil kami. Memutuskan utk mengatakan “whatever” terhadap semua resiko :D. tapi itu sebelum aku tahu kalo ternyata salah satu yang menjadi resikonya adalah: mabok!!! Rekor baru : 3x muntah dlm perjalanan MDN-LSM, hahaha… 5 jam pertama asli serasa 5 thn, teler abis sampe akhirnya aku menemukan satu cara utk mengatasi mabok: nyetir!!! ampuh bgt buat yg sering mabok krn membutuhkan konsentrasi, try it!(Pembelaan: ini pasti pengaruh gak biasa naek mobil kecil utk perjalanan jauh, aku merindukan kijang-ku, huhu…)
MDN-LSM: 11.00-18.00 =7 Jam

290620081526_2 010720081556_2 290620081517_2 290620081510_1



Minggu pagi, pergi ke rumah nenek di Matang Glp. Dua (my lovely village) trus ke kawinan sodara di Bireuen. Padahal nih, aku sendiri gak kenal sama yg kawin, tapi tetep aja kena imbasnya. Pertanyaan klasik pun mulai menyerang dari segala arah: “Indy kapan???” Nah biar variatif, reaksinya beda2: tersenyum manis, ketawa, pura2 gak denger, pura2 makan (eh kalo yg ini gak pura2 ding! Hihi…)

Tadinya rencanaku pulang ke  Medan hari Senin naek bis malem. Jadi, Selasa pagi udah bisa siaran. Eh… tiba2 ada sesuatu yg mengharuskan papa ke Banda Aceh (BNA), hasilnya… adek2ku bersorak gembira dan aku… kembali dilemma!
“Ke Banda? Whoaaaaaaa…. pasti asyik, bisa ketemu temen2, trus…. ,trus…. tapi… ntar pulang ke Medan jadi pengangguran lagih? Ah tapi gak mungkin segitunya deh … Arrrggggghhhhh…. ” - Lagian nih sbg orang Aceh, duh.. agak malu juga mengatakan ini, ummmm… terakhir kali aku ke BNA tuh kayaknya waktu SD deh…. :P

Akhirnya, senin pagi aku udah terduduk di kursi depan dan bertindak jadi supir pulak!! Kebayang dong gimana semangatnya aku? Hahaha… meskipun salah satu pemicu semangatku adalah sepiring sate matang sbg menu sarapan pagi yg menari2 didepan mataku. Dan aku pun melaju seiring album NIDJI-Breakthru yg bertalu-talu…
LSM-BNA: 08.30-12.30= 4 Jam

300620081536_1 300620081532_1 300620081541 010720081555



Senin siang nyampe di BNA. Wew…. Panas bgt!!! Lebih panas dari cuaca di LSM, gosipnya nih… udh 4 bln Aceh gak kena ujan, fiuhhh… kalo katanya si kakanda (it’s my turn to bring u into my words, hehe!) sih… “tipikal kota dkt laut emang gitu, apalagi hari ini bener2 puncaknya panas krn kau dtg dinda…” Halah… bisaaa’ ajaaaa…

300620081542 010720081553 300620081543 300620081544



Begitu nyampe sempet mampir ke Hotel Grand Nanggroe, nemuin Amie. (Amie ini temen SMA ku, kita dulu pernah satu kamar waktu hidup senasib sepenanggungan di asrama). Cuma “say hi” aja sih, gak ada niat nginep di hotel soalnya (gak ada niat ato gak da duit?? Haha..), dari situ langsung ke rumah si tante, trus sorenya keliling2 BNA (papa kan mantan anak muda disana, langsunglah bernostalgia di kota tempatnya jd mahasiswa). Trus… dijemput Nova dan diajak maen ke kantornya di World Bank. (Nova ini temenku dr keciiiiil, dr sejak TK, sejak nyanyi “topi saya bundar”, trus SD, SMP, SMA bareng juga, pas kuliah baru deh kita misah… tp ternyata di BNA inilah dia menemukan belahan jiwanya, trus merit, dan skrg udh punya si kecil Acha…), trus kita ke rumahnya deh, duh… gak nyangka bgt bisa ketemu sama tu anak, selama ini paling ketemu lewat YM doang. Malemnya, si kakanda dateng, wah… ini lebih seru lagi… akhirnya bisa ketemu juga, hummmm… sesuai dgn ekspektasi, bukan begitu kanda? Haha…, (Well…like I’ve told u, nice to meet u, see u when I see u again… :) )
Trus kita makan bareng deh… jadi tambah rame plus Amie, Isan(tmn SMP-SMA ku), Bang Verdi (suaminya Nova), dan juga Acha pastinya. Abis makan keliling2 BNA, ngeliat PLTD Apung yg sekarang terapung diatas bekas bangunan rumah orang, Subhanallah…. Nyesel juga krn baru skrg bisa ngeliat sisa2 tsunami, fiuhhh…

300620081547 300620081549 Dan akhirnya malem itu diabiskan dgn ngegosip bareng Nova. Yah,,, u know lah klo cewek udh ketemu gimana? Hehe... (anyway nov, thanks ya udah mengizinkanku stay one night dirumah kalian, seneng deh bisa ngeliat keluarga kecilmu: bang Verdi yg baek&perhatian+Acha yg lucu bgt dgn rambut ala Changcuters, haha!   I luv u…)

Besoknya, Selasa siang langsung pulang ke LSM. Mampir lagi di rumah nenek, trus pulang ke rumah di Asean.
BNA-LSM: 13.30-17.30= 4 Jam.

020720081566 Selasa malem, udah terduduk lagi di atas bis.
Sendirian. Capek. Ngantuk. Seneng :D
LSM-MDN: 22.30-04.30=6 Jam.

 

Rabu pagi, siaran!

 

 

NB:

Selalu saja ada harga yg harus dibayar utk mendapatkan sesuatu. Dan aku membayar harga itu utk bisa pulang ke kampung halaman, pulang ke rmh tercinta sejak kls 4 SD, ke rumah nenek, minum es teller Batuphat (slurrrrrrrrrppppppp), makan sate Matang, roti selai srikaya, keripik Bireuen, hahaha…, ketemu sodara, sahabat, temen, dan…. Sepertinya itu lebih dr cukup? ;)

 

Selasa Sore, 2 Juli 2008

June 05, 2008

Desperately Seeking Paradise

24 tahun 1 bulan: Desperately Seeking Paradise

 

Aku melihat diriku sendiri. Tidak ada perubahan. Tidak ada kemajuan: menyedihkan.

Bagaimana mungkin dengan kondisi seperti ini aku mengharapkan surga? Meminta kebahagiaan dunia akhirat? Berharap Tuhan akan berbaik hati menyisipkanku ke dalam surgaNya? Berharap malaikat lupa mencatat kesalahan dan dosaku? Fiuhhh…

Aku malu. Malu sekali. Hampir seperempat abad usia namun belum melakukan apa-apa. Tidak berguna. Hatiku busuk dan pikiranku kotor. Hatiku busuk dengan penyakit hati. Dan pikiranku dikotori hal-hal duniawi.


Rabbi,
Ingatkan hamba untuk selalu mengingatMu…
Bangunkan hamba di sepertiga akhir malamMu…
Gerakkan jiwa dan raga hamba untuk apapun yang menujuMu…


NB:
Anyone please show me where d  paradise is?  : )

June 02, 2008

A Liar? No Thanks!

Sekali pembohong tetap pembohong.

Apa sebenarnya yang ada di dalam pikiran seseorang ketika dia berbohong? Bener2 heran aku ngeliat makhluk yang satu itu. Tindakan dan omongannya nggak sesuai. Omongan dan kenyataannya berbeda. Agak gila kurasa (Astaghfirullah...)

Terserah mo percaya ato nggak. Tapi, aku adalah orang yang sangat menjunjung tinggi kejujuran. Makanya aku setuju banget sama pepatah, “Sampaikanlah kejujuran meskipun itu pahit “. Nah kalo untuk sesuatu yang nggak pahit pun bisa berbohong apalagi untuk yang pahit beneran? Buat aku, berbohong itu sesuatu yang nggak pantas apalagi kalo dilakukan cuma untuk menyelamatkan diri sendiri. Nggak perlu pake’ topeng, nggak perlu mengumbar kata manis cuma untuk menyenangkan hati seseorang, nggak perlu menutupi kondisi yang sebenarnya untuk alasan yang nggak jelas, karena semua itu nggak penting!

Dulu, guru SMP-ku pernah bilang, “Sekali berbohong, seumur hidup orang tak percaya”, dan itu benar sekali saudara-saudara. Seorang pembohong hanya akan mendapatkan piagam ketidakpercayaan, dan itu menyakitkan. Bukannya tidak termaafkan, tapi tidak terlupakan. Persis kayak judul lagunya The Corrs: “Forgiven Not Forgotten”.

Berapa banyak pembohong lagi yang harus kuhadapi dalam hidup ini? Pembohong yang membohongi orang lain maupun pembohong yang membohongi dirinya sendiri. Seandainya saja mereka tahu kalau mereka betul2 menyedihkan. Sebab dunia tidak punya tempat untuk pembohong. Ada Yang Maha Tahu yang akan menyingkap segalanya. Segala yang tersembunyi atau yang disembunyikan. 

 

For me, a liar is an unaccepted one. No thanks…

 

 

May 15, 2008

Menerima Apa Adanya

24 tahun 10 hari.

 

Menerima apa adanya. Kalimat ini mungkin entah sudah berapa kali kudengar sejak kapan tahu. Namun belakangan semakin kuresapi maknanya. Meski untuk memahaminya tidak semudah mengucapkannya.

Kali ini, seorang teman menjadi inspirasiku. Setelah kurang lebih 2 bulan mengenalnya, aku baru tahu kalau ternyata namanya bukanlah nama aslinya. Jadi, selama ini aku mengenalnya bukan dengan nama sebenarnya.

Shock? Lumayan.

Masalahnya, komunikasi kami cukup intens dan bisa dibilang hubungan kami juga cukup baik. Dengan kondisi seperti itu, aku merasa bahwa aku berhak mengetahui informasi yang sebenarnya tentang dia. Apalagi untuk satu hal krusial: Nama. Kalau hal sepenting itu bisa ditopengi-nya, apalagi untuk yang lain? Dan memang benar bukan hanya nama, sebelumnya daerah tempat tinggal pun sempat dipelesetkannya dan tahun lahir pun sempat enggan disebutkannya.

Namun mungkin disinilah usia 24 thn 10 hari ku diuji kematangannya (hehe…). Setelah melalui analisa perangkat lunakku (whatz?), aku tidak akan menyebutnya dengan sebutan “penipu” atau “orang jahat”, sebab (semoga saja) aku tahu, dia melakukan semua itu bukan dengan tujuan buruk ataupun niat jelek. Dia hanya tidak percaya diri, tidak ingin kehilangan orang2 tertentu, dan ya… dia takut orang2 itu tidak menerima dia apa adanya. That’s it!

(Padahal aku berani bersumpah ketakutannya itu tidak beralasan sebab tidak ada yang salah dengan namanya, daerah tempat tinggalnya, ataupun tahun lahirnya. Everything’s just fine!)

Dan disini pulalah aku semakin meresapi makna dari “menerima apa adanya”. Dalam hidup, kita pasti menjalin hubungan (apapun itu) dengan orang lain. Tidak jarang hubungan akhirnya kandas karena yang satu tidak mampu/tidak bersedia menerima yang lain apa adanya. Mereka seperti sudah menetapkan standard2 yang mereka harapkan dengan sangat untuk dipenuhi orang lain. Mereka seakan sudah membuat bingkai dengan ukuran&warna yang mereka inginkan dan berharap orang lain bisa mengisinya dengan sempurna.

Sampai kapanpun kita tidak akan pernah bisa memahami orang lain sepenuhnya. Sebab untuk memahami diri sendiri saja kita butuh proses seumur hidup. Dan untuk itu sebenarnya yang lebih dibutuhkan adalah: kompromi. Yup, sekali lagi: kompromi. Dengan lebih berkompromi, maka kita akan mampu “menerima apa adanya”, sampai pada akhirnya mencapai “comfort zone” dalam berhubungan. Aku menyadari bahwa kita semua menjadi dewasa ketika kita bisa menerima orang lain apa adanya. Dan aku semakin menyadari saat dimana orang lain bisa menerimaku apa adanya adalah saat yang indah. Sebab kita menjadi indah ketika kita menjadi diri sendiri : )

May 12, 2008

Untukmu:

Aku merindukanmu.


Selasa,13 Mei 2008
11:19 AM

May 07, 2008

To: The 5th of May Lady

Coz the journey

And the only journey

Is the journey within

All things comes by themselves

Painting with love and struggle

Framing by maturity

Everything is beautiful at the time

Numbering..

Figuring..

And Guesting..

The life we live and the value we make

And it shown by one big day

It’s the birth day


By: Begundal a.k.a Dony a.k.a Dearbin


NB:

Thank u for ur poetry this year, still d only poetry i've got in my b'day, can't wait for another one next year ; )




May 05, 2008

24: Bahagia.

5 Mei 2008, 11 malam.

Bahagia. Mungkin itu kata yang cukup mewakili perasaanku saat ini. Ups… ralat: bukan “mungkin” tapi bisa dipastikan itulah yang kurasakan.

Nggak pernah nyangka sebelumnya kalo ulangtahun ku yang ke-24 ini akan menjadi “the best birthday moment in my lifetime”. Di hari dimana usiaku menjadi 24 tahun, aku merasa begitu banyak energi cinta di sekelilingku. Energi cinta dari-Nya, orangtuaku, keluargaku, sahabatku, bahkan dari orang-orang yang sebelumnya tidak aku kenal.

Hari yang indah ini dimulai dengan apa yang terjadi pagi tadi. Morning E edisi hari ini special edition bgt, full of me, haha! Dimulai dari my beloved partner: Kiki yang ngasitau ke semua E-People (panggilan utk pendengar GO FM) kalo today is my birthday. Dari situ SMS dan telpon bermunculan, full of greetings. The special moment adalah waktu Ira (sahabatku) nelpon dari Jakarta dan itu ON AIR! Ok, untuk ini akhirnya aku berhasil nangis secara ON AIR juga untuk pertama kalinya!  I’m really touched, huhu….

Setelah itu, muncul lagi surprise beruntun. Pendengar2 setia (Linda, Wiwin, Ocha, Wendy dan Indra) dateng, dengan cake+kado nya, hehe… Kaget bgt! Gila! Jadi kayak acara jumpa fans gitu deh, huahuahuahua… ^_^

Sbg wujud terimakasihku utk mereka, aku bakal nge-review mereka satu per satu berdasarkan waktu kehadiran pagi tadi:
1. Linda (35th), si ibu’(yg blm merit) yang satu ini baru aku kenal sekitar 3-4 bln terakhir. Perkenalan kami dimulai waktu dia nge-request lagu di program RELOAD (khusus lagu jadul) yg aku bawain. Entah gimana, yg awalnya dia Cuma pengen request tau2 pembicaraan kami melebar kemana2. Yah… u know lah.. cewe’ gitu loh… Dan sejak itu kita jadi sering ngobrol juga, krn dia cukup ngikutin perkembanganku di udara, haha… Sampe akhirnya sekitar sebulan yg lalu waktu dia ultah, dia dateng ke studio, bawa kue+bros bunga gede warna ungu yg dia buat sendiri untuk aku (She’s a handicraft maker). Kaget juga waktu ibu’ ini tiba2 muncul, secara rumahnya jauh bgt bo’ dari kantorku. Untuk ini, dia rela berangkat pagi2 bgt dr rmhnya, cuma utk seorg Indy ;) Disamping brownies-nya yg enak bgt, skrg aku baru sadar, ternyata dia emang selalu menjadi pihak yg ngebawain kue tanpa peduli siapa yg ultah: dia sendiri ato orang laen, hihi….

2. Wiwien (21th), si cewe’ manis yg bersuara mendesah ini pendengarku sejak dulu. Sejak aku baru berkoak2 didpn mic, sejak aku blm mjd siapa2, dia udah bersedia merelakan kupingnya utk dengerin aku. Yg lucunya, Wiwien bisa dibilang masih salah satu dari tetanggaku, secara rumah kami deketan. Tapi setelah hampir 2 thn, kita baru ketemu langsung belakangan ini. Hampir mirip dgn Linda, jarak rumah Wiwien ke kantorku juga ga bisa dibilang deket, tp yg lebih tragisnya lagi: Wiwien naek becak! Kebayang dong berapa ongkosnya? Udah gitu dia bawa kue tart lagi (sepertinya pengeluaran Wiwien hari ini lumayan juga). Wiwien… oh Wiwien… kau membuatku merasa bersalah, hiks…

3. Ocha (21th), si cewe’ tomboy ini termasuk yg baru aku kenal. Dia pendengar setia Morning-E yg setiap pagi selalu bilang “Selamat Pagi” dalam berbagai bahasa. Gila… kreatif ga tuh? Yg lucunya, bbrp hari yg lalu dia sempet rada marah sm aku. Ceritanya di suatu pagi, lewat SMS Ocha kembali ngerequest lagu yg sama seperti hari2 sebelumnya (NO AIR-Jordin Sparks&Chris Brown). Trus waktu itu aku nyeletuk, “Wah… Ocha request-nya No Air melulu yah,,,” Eh trus dia SMS, dan bilang: “aku emg lg suka lagu itu tauk, kalo emang ga boleh kenapa tadi bilang boleh ngerequest lagu apa aja?!” Hihi… pdhl aku kan becanda. Tp ternyata Ocha jg ga beneran marah sm aku kok, buktinya tadi dia dateng utk pertama kalinya dan membawakan aku sebotol parfum. Ok Ocha, mulai sekarang aku akan memutarkan request-an mu apapun itu! ^_^

4. Wendy (15th), cewe’ amoy ini juga pendengar setia Morning-E. Yes, she’s a nice Chinese girl. Orangnya lucu, dan masih muda bgt (kls 3 SMP). Dan pagi tadi, dia dateng dengan tergopoh-gopoh (emangnya nenek2? :P), nafas terengah-engah, dan keringat bercucuran utk memberikan sebuah “Birthday Card” manis bertempelkan “Bugs Bunny” (yg digunting dr majalah). Dia membuatnya untukku! Padahal hari ini adalah hari pertamanya UN (Ujian Nasional), tp masih sempet-sempetnya bikin itu. Wah… Wen, ketauan kamu tuh mo ujian kok malah baca BOBO??? Hahaha…

5. Indra (32th), si dokter hewan ini juga baru aku kenal sekitar 2 bulanan. Awalnya, suatu pagi dia nelpon ke Morning-E dan curhat ttg rutinitas barunya selama 2 bln terakhir: Menjemput dan mengantar bos-nya setiap hari dari rmh-kantor, secara bos-nya itu baru kecelakaan dan ga bisa nyetir sendiri. Padahal jarak antara rumahnya-rumah bosnya-kantornya itu ga satu arah dan ga nyambung bgt, hehe… Si pria jalanan (dia selalu nelpon waktu lg on d way) ini bisa dibilang pendengar setia GO FM dari pagi sampe sore/malam krn kebetulan aktivitasnya selalu mobile dan banyak ngabisin waktu di jalan (don’t u ever think that he’s a driver!). Sejak curhatan pertamanya itu, gatau kenapa dia jadi sering nimbrung di topic kita setiap paginya, sampe akhirnya di suatu pagi yg cerah dia mengejutkanku dengan berkata: “Ndy, aku udah didepan GO FM nih…”. Dan sejak itu, aku jadi sering dpt kiriman sarapan seiring dengan meningkatnya intensitas berkunjung sang dokter hewan yg masih single itu. Sampe akhirnya pagi tadi dia dateng dengan sebuah bantal mungil berwarna pink yg terbungkus rapi, hihihi…

Yah... meskipun mungkin kalian ga bakal baca tulisan ini, from d deepest of my heart I wanna say thank u so much for everything that u've done... Bener2 berarti bgt buat aku. Perasaan dicintai ternyata bisa menjadi sumber energi yg luar biasa.

Special thanks to: KIKI
Semua ga bakal bisa terjadi tanpa dirimu hunny.. Meskipun kita baru bbrp bln bersatu di Morning E, banyak bgt hal positif, menyenangkan, seru dan gila yg aku rasain. Kpn lg bisa ngedapetin partner yg bisa diajakin curhat, jalan2, nongkrong di toko buku, belanja, dan menyebarkan uang di tempat2 makan di seluruh Medan, haha... U're rock man! My partner in every situation, thanks for being there..
I loph u ^_^

April 16, 2008

Lelaki Yang Membuatku Jatuh Cinta Berulang Kali

Adalah seorang lelaki
Yang membuatku jatuh cinta berulang kali
Sejak kali pertama aku membuka mata
Hingga kata-kata ini tercipta

Adalah seorang lelaki
Yang bersamanya aku bagai seorang putri
Sebab ia adalah ksatria
Yang melindungiku senantiasa

Untuk seorang lelaki yang membuatku jatuh cinta berulang kali
Semoga kau masih ada disitu
Ketika akad terucap di suatu waktu
Untuk menjabat erat tangannya: belahan jiwaku

Untuk seorang lelaki yang membuatku jatuh cinta berulang kali
Semoga Tuhan masih memberiku waktu
Untuk menerbitkan bangga&bahagia di hatimu
Sampai akhir hidupku

Untuk seorang lelaki yang membuatku jatuh cinta berulang kali1_260853429l
Hari ini
Dengan beriring harapan dan do’a
Selamat Ulang Tahun, papa…



Kamis, 17 April 2008

13:00