« May 2008 | Main | July 2008 »

June 05, 2008

Desperately Seeking Paradise

24 tahun 1 bulan: Desperately Seeking Paradise

 

Aku melihat diriku sendiri. Tidak ada perubahan. Tidak ada kemajuan: menyedihkan.

Bagaimana mungkin dengan kondisi seperti ini aku mengharapkan surga? Meminta kebahagiaan dunia akhirat? Berharap Tuhan akan berbaik hati menyisipkanku ke dalam surgaNya? Berharap malaikat lupa mencatat kesalahan dan dosaku? Fiuhhh…

Aku malu. Malu sekali. Hampir seperempat abad usia namun belum melakukan apa-apa. Tidak berguna. Hatiku busuk dan pikiranku kotor. Hatiku busuk dengan penyakit hati. Dan pikiranku dikotori hal-hal duniawi.


Rabbi,
Ingatkan hamba untuk selalu mengingatMu…
Bangunkan hamba di sepertiga akhir malamMu…
Gerakkan jiwa dan raga hamba untuk apapun yang menujuMu…


NB:
Anyone please show me where d  paradise is?  : )

                            

June 02, 2008

A Liar? No Thanks!

Sekali pembohong tetap pembohong.

Apa sebenarnya yang ada di dalam pikiran seseorang ketika dia berbohong? Bener2 heran aku ngeliat makhluk yang satu itu. Tindakan dan omongannya nggak sesuai. Omongan dan kenyataannya berbeda. Agak gila kurasa (Astaghfirullah...)

Terserah mo percaya ato nggak. Tapi, aku adalah orang yang sangat menjunjung tinggi kejujuran. Makanya aku setuju banget sama pepatah, “Sampaikanlah kejujuran meskipun itu pahit “. Nah kalo untuk sesuatu yang nggak pahit pun bisa berbohong apalagi untuk yang pahit beneran? Buat aku, berbohong itu sesuatu yang nggak pantas apalagi kalo dilakukan cuma untuk menyelamatkan diri sendiri. Nggak perlu pake’ topeng, nggak perlu mengumbar kata manis cuma untuk menyenangkan hati seseorang, nggak perlu menutupi kondisi yang sebenarnya untuk alasan yang nggak jelas, karena semua itu nggak penting!

Dulu, guru SMP-ku pernah bilang, “Sekali berbohong, seumur hidup orang tak percaya”, dan itu benar sekali saudara-saudara. Seorang pembohong hanya akan mendapatkan piagam ketidakpercayaan, dan itu menyakitkan. Bukannya tidak termaafkan, tapi tidak terlupakan. Persis kayak judul lagunya The Corrs: “Forgiven Not Forgotten”.

Berapa banyak pembohong lagi yang harus kuhadapi dalam hidup ini? Pembohong yang membohongi orang lain maupun pembohong yang membohongi dirinya sendiri. Seandainya saja mereka tahu kalau mereka betul2 menyedihkan. Sebab dunia tidak punya tempat untuk pembohong. Ada Yang Maha Tahu yang akan menyingkap segalanya. Segala yang tersembunyi atau yang disembunyikan. 

 

For me, a liar is an unaccepted one. No thanks…